
Kabarskynews - Mensesneg Pratikno terbang ke Singapura menjenguk istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono yang sakit kanker darah. Pratikno mengakui ditugasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ya kita barusan... saya sebab Pak Presiden belum melihat di Singapura, jadi beliau perintahkan pada kami sebab untuk selekasnya berjumpa dengan Pak SBY," kata Pratikno pada koresponden CNN Indonesia, Rivana Pratiwi, selesai menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital (NUH), Jumat (15/2/2019).
Pratikno berdoa supaya Ani Yudhoyono segera pulih. Menurut dia, pemerintah pun bertanggungjawab atas kesembuhan Ani.
"Jadi kita berdoa mudah-mudahan Ibu Ani selekasnya pulih serta pemerintah tentunya bertanggungjawab, kami pun, untuk memberi dukungan seutuhnya apakah yang dapat kami membantu," papar Pratikno.
Awal mulanya, Ani Yudhoyono telah dibesuk beberapa tokoh. Mereka diantaranya calon presiden Prabowo Subianto, bekas Gubernur Sumsel Alex Noerdin sampai pejabat-pejabat Partai Demokrat. Diluar itu, sebelum dijenguk Pratikno, Ani Yudhoyono barusan dibesuk PM Singapura Lee Hsien Loong yang ditemani Madam Ho Ching serta Wakil PM Singapura Mr Teo Chee Hean serta Mrs Teo.
Pemimpin Singapura itu dimaksud Wasekjen PD Andi Arief menjenguk Ani Yudhoyono dari terlalu jauh. Mereka ditemani SBY serta putra-putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Andi menyebutkan PM Singapura serta rombongan sempat juga mengobrol dengan keluarga SBY. Besan SBY, Hatta Rajasa, dan tokoh lainnya turut mengikuti dalam pertemuan itu.
"Sesudah menjenguk Ibu Ani, ke-2 tokoh Singapura bersama Istri sudah sempat berbincang-bincang dengan SBY, AHY serta EBY dan didampingi juga oleh Hatta Rajasa serta Dino Patti Djalal di ruang transit. Beberapa tamu kehormatan itu tinggalkan rumah sakit pada jam 12.30," ucap Andi